loading...

Kesetimbangan Kelarutan Part 1

Zat ada yang mudah larut dan ada yang sukar larut. Kelarutan suatu zat adalah jumlah zat yang melarut dalam satu liter larutan jenuh pada suhu tertentu. Jumlah zat dinyatakan dalam mol atau gram. Jadi kelarutan molar suatu zat adalah jumlah mol zat yang melarut dalam satu liter larutan jenuh pada suhu tertentu.Larutan jenuh suatu garam yang juga mengandung garam tersebut yang tidak terlarut merupakan suatu kesetimbangan dimana hukum aksi massa dapat diberlakukan. Misalnya bila endapan perak klorida ada dalam kesetimbangan dengan larutan jenuhnya, maka terjadi kesetimbangan berikut

AgCl(aq)  => Ag+(aq)    +  Cl-(aq)

Ini merupakan kesetimbangan heterogen karena AgCl ada dalam fase padat, sedangkan ion Ag+ dan Cl- ada dalam fase terlarut. Tetapan kesetimbangannya dapat ditulis

K=(Ag+)(Cl-)

       (AgCl)

 

Konsentrasi AgCl dalam fase padat tidak berubah,maka dapat dimasukkan ke dalam suatu tetapan baru yaitu Ksp (tetapan kelarutan atau solubility product constant).

Ksp     =  [Ag+] [Cl-]

Contoh1 :
Kelarutan perak kromat adalah 0,0279 g/L pada 25C. Hitunglah Ksp dengan mengabaikan hidrolisis ion kromat.Mr Ag2CrO4 = (2x 108) + (52) + (4 x 16) = 332;
Molaritas Ag2CrO4 = 0,0279/332 =8,4x10-5 mol/l
                    Ag2CrO4 (aq) => 2 Ag+ CrO4
 Karena   tiap   2Ag CrO4       menghasilkan   2   ion   Ag+       dan   1   ion   CrO4  , maka 
[Ag+]  =  2 x 8,4 x 10-5
   = 1,7  x 10-4
[CrO4^2-] = 8,4 x 10-5, maka
             Ksp  = [Ag+]2 x[CrO4^2-] 2
                =  (1,7 x 10-4)2 x (8,4 x 10-5)
                =  2,4 x 10-12

Contoh 3
Kalsium florida mempunyai Ksp sebesar 3,2  x 10-11. Ramalkan apakah terbentuk endapan atau tidak, bila larutan berikut dicampurkan
a. 100 mL Ca2+ = 2,0 x 10-4 M ditambahkan pada 100 mL F-2,0 x10-4 M
b. 100 mL Ca2+ 2,0 x 10-2 M ditambahkan pada 100 mL F- 6,0 x10-3 M
CaF2(p)     Ca2+(aq)    +   2 F-(aq)
Penyelesaian untuk
a. [Ca2+]  = 1,0  x  10-4  M
[F-]      =  1,0 x 10-4  M
[Ca2+]  [F-]2
  = (1,0  x  10-4  ) (1,0  x  10-4  )2
 = 1,0  x 10-12
      1,0  x 10-12     <   3,2  x 10-11
             Q            <    Ksp
Karena itu ion Ca2+
 yang bercampur dengan F- tidak mengendapb. [Ca2+]  = 1,0  x  10-2  M
      [F-]      =  3,0 x 10-3  M      [Ca2+]  [F-]2
  = (1,0  x  10-2  ) (1,0  x  10-3  )2
 = 9,0  x 10-8       9,0  x 10-8
     >   3,2  x 10-11
             Q           >    Ksp
      Karena itu ion Ca2+ yang bercampur dengan F-  membentuk mengendap CaF2


4 comments:

  1. bagaimana cara mengitung massa endapan ya?? karena dari tadi hanya di beri tahu tentang cara menentukan apakah terjadi endapan atau tidak dengan menggunakan Qc >/< Ksp

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasanya di soal kita hanya di tanyakan apakah larutan itu mengendap atau tidak
      dengan melihat besarnya ksp suatu larutan.
      jika kosentrasi (M) < hasil larutan (ksp)=> larut
      jika kosentrasi (M) = hasil larutan (ksp) => tepat jenuh
      jika kosentrasi (M) > hasil larutan (ksp) => larut jenuh

      jika suatu kelarutan tdk ada massa nya kita bisa hitung scra mundur dri

      Kosentrasi = v x M
      M = mol/ Liter
      gr = mol x mr atau ar

      Delete
  2. sya punya 1 contoh soal apakah bisa d jawab secepatnya??

    ReplyDelete

---Mohon Login Gmail dulu agar dapat dengan mudah di koment balik-----
Beberapa panduan dalam berkomentar :
Untuk menyisipkan kode ⇨ [code]KODE ANDA[/code]
Untuk menyisipkan quote ⇨ [blockquote]QUOTE ANDA[/blockquote]
Untuk menyisipkan gambar ⇨ [img]URL Gambar[/img]
Untuk menyisipkan video ⇨ [youtube]URL Video[/youtube]
Anda bisa mengekspresikan komentar Anda dengan emoticon
Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

close
Banner iklan disini