loading...

Pengertian dan Perbedaan Polutan Primer dan Polutan Skunder

Polutan Primer

Polutan primer adalah mereka yang langsung dipancarkan ke atmosfer dari sumber. Ini dapat dipancarkan dengan cara alami atau karena perbuatan manusia. Gas dan debu yang dikeluarkan dari reaksi vulkanik adalah polutan primer yang dipancarkan dengan cara alami. Gas karbon dioksida yang dipancarkan dari kendaraan adalah polutan primer yang dirilis akibat aktivitas manusia. Ada berbagai polutan utama yang berbahaya.
Sulfur dioksida, karbon monoksida, nitrogen oksida, senyawa organik yang mudah menguap, partikel, nitrat peroxyacetyl, dan chlorofluorocarbon adalah beberapa polutan utama. Sulfur dioksida dihasilkan dari gunung berapi maupun oleh proses industri (di mana belerang yang mengandung senyawa yang menjadi sasaran pembakaran). Nitrogen oksida diproduksi secara alami selama keringanan. Karbon monoksida dan partikel yang timbul dari pembakaran tidak sempurna terutama ketika pembakaran bahan bakar fosil. Polutan primer di udara menyebabkan masalah lingkungan yang serius seperti pemanasan global, hujan asam, dll. Ketika berbicara tentang polutan primer, sumber utama bagi mereka adalah kendaraan bermotor. Pembakaran bahan bakar fosil melepaskan campuran polutan primer. Polutan primer juga bisa menjadi prekursor untuk polutan sekunder. Ada beberapa polutan yang dapat menjadi polutan primer dan sekunder. Itu berarti sementara mereka yang dipancarkan oleh sumber langsung, mereka dibuat dari polutan lain juga.

Polutan Sekunder


Polutan sekunder tidak dipancarkan langsung ke atmosfer seperti polutan primer. Sebaliknya mereka dibuat di udara dengan menggunakan polutan lainnya. Terutama ketika polutan primer bereaksi atau berinteraksi dengan molekul polutan sekunder lain yang dibuat. Oleh karena itu, dengan melepaskan polutan primer ke udara, tidak hanya memiliki efek langsung, tetapi mempengaruhi udara secara tidak langsung juga.
Ozon adalah salah satu polutan sekunder. Hal ini terbentuk dari hidrokarbon dan nitrogen oksida dengan adanya sinar matahari. Polutan sekunder menyebabkan masalah seperti asap fotokimia.

Perbedaan Polutan Primer dan Sekunder

  1. Polutan primer secara langsung dipancarkan ke udara oleh sumber. Sebaliknya, polutan sekunder yang dihasilkan oleh reaksi antara polutan primer dan molekul lainnya.
  2. Polutan primer yang dirilis akibat aktivitas manusia atau alami. Namun, polutan sekunder sering, dibuat secara alami.
  3. Mengontrol pelepasan polutan primer adalah lebih mudah daripada mengendalikan cara sintesis polutan sekunder.

No comments:

Post a Comment

---Mohon Login Gmail dulu agar dapat dengan mudah di koment balik-----
Beberapa panduan dalam berkomentar :
Untuk menyisipkan kode ⇨ [code]KODE ANDA[/code]
Untuk menyisipkan quote ⇨ [blockquote]QUOTE ANDA[/blockquote]
Untuk menyisipkan gambar ⇨ [img]URL Gambar[/img]
Untuk menyisipkan video ⇨ [youtube]URL Video[/youtube]
Anda bisa mengekspresikan komentar Anda dengan emoticon
Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

close
Banner iklan disini